Postingan

Menampilkan postingan dari 2015

Pengecut Karena Masa Lalu

disaat pena tidak mampu lagi menari di atas kertas-kertas putihnya. disaat hati tidak mampu lagi bercengkrama dengan pikiran.  dan malampun  tidak mampu lagi meredamkan sisa panasnya siang. diam dan duduk termenung adalah cara yang lebih efektif untuk menghilangkan segala permasalahan, kepenatan, dan pekerjaan yang selama ini selalu menjadi pelengkap hidup. siapa yang sudi mendengarkan keluh kesah dari orang yang hidupnya cuma dibayang-bayangi dengan masa lalunya ?. siapa yang mau membagi kebahagiaannya dengan orang yang tidak bisa menerima raalita kehidupannya sendiri ?. tidak ada, hanya orang bodoh yang ingin berkawan dengannya. meratapi nasibnya, itulah yang dilakukannya setiap hari dikala kesendiriannya. apakah dia menolak garis takdir dari Ilahi ?. tidak, tidak dia tidak pernah menyalahkan siapa pun apalagi Tuhan nya . hanya sampai sini sobat blogger soalnya pikiran mumet gak ada inspirasi baru, lain waktu lagi iye.

Fakta dan Realita

selamat hari ?? eeeeh hari apa ya mmmm lupa oooh ya hari minggu, eeeeits bukan ini kan sudah malam, hah mau hari kek mau malam kek teresah uuups terserah... Hai balik lagi gue nih....!!!! 🙋🙋 udah lama ya gak nongkrong di blog ini min,, apakah masih setia kalian nih para kawan-kawan gue👥👥. Semoga aja sepi gak ada yang baca hehe soalnya maklum lah baru kelas dua eSDe tulisannya seperti cakar ayar wkwkwkwk.. salamnya panjang bener, persingkat aja ya, ah udah capek ngetik nih, Okeeeeeh kita mulai tancap gas(seperti tukan bajaj aja loe)🆗🆗.. psikolog mengatakan "orang yang suka gelisah, murung, menyendiri ialah orang yang hobinya menulis",, entah benar atau tidak tapi kenyataan benar juga terbukti dari kehidupan saya saat ini ^^iiiih kok curhat^^ -- ^^biarin ini kan blog gue weeeeeeewk😲😲 (sombong amat).. Oooh ya berhubung hari ini saya sedang gak enak hati jadi saya mau melampiaskan kejengkelan melalui tulisan ini.. >>ganti sedikit bahasanya ya soal nya terl...

Perkenalan Yang Singkat

siapa sih yang gak suka pada makhluk ALLAH yang bernama perempuan itu terutama untuk laki-laki yang masih normal, termasuk saya. Ya, saya memang menyukai dengan sangat wanita itu selain cantik dia juga baik soleha anggun pokoknya plus dah buat dia. Keramahannya juga membuat setiap orang berpikir dia itu wanita yang sempurna. Tidak, manusia itu tidak ada yang sempurna bagiku kesempurnaan hanyalah milik sang khalik. Perkenalan kami dimulai dari sini, saya masih ingat betul ketika dia menerima permintaan saya di salah satu jejaring sosial, sebagai ucapan terima kasih saya mengirim pesan singkat yang ada pada kolom pesan "thanks ukhti", tak berselang beberapa menit pesan balasanpun saya terima "sama-sama akhi". Kamipun mengobrol sangat lama sampai-sampai jarum sudah menunjuk pada angka 03:17. "kenapa belum tidur ukhti ?" pertanyaan terakhir yang saya lontarkan, "belum ngantuk aja akhi, kalo akhi sendiri ?" jawabnya sekaligus bertanya balik, "mm...

Semoga Semuanya Berjalan Dengan Lancar Seperti Yang di Harapkan

Waktu begitu terasa cepat berlalu disaat moment kebahagian ada namun sebaliknya jika moment menyakitkan dan menyedihkan begitu terasa sangat lambat,, inilah rasa yang aku alami sekarang. Dua tahun bukan waktu yang singkat untukku berpisah dengan orang-orang yang ku sayang, ingin sekali berjumpa dengan mereka. Tapi, inilah jalan yang harus ku tempuh untuk mencapai cita-citaku, memenuhi segala keinginanku. Sebelum semuanya terpenuhi aku akan tetap berusaha dan bertahan disini, tak henti-hentinya aku memanjatkan doa memohon supaya selalu sehat. Hari ini adalah hari dimana aku harus periksa kesehatan untuk menentukan nasibku, sebagaimana perjanjian dalam kontrak kerja sebagai seorang "tenaga kerja indonesia (TKI)". Semoga semuanya berjalan seperti yang aku harapkan, amin ya robbal alamin. mohon doanys juga ya para blogger hehe.

Cobalah Hargai Aku Sedikit

Malam ini salah temanku datang untuk bertamu ke tempat asrama yang aku tinggali,, berkenaan dengan itu mereka pun menerima tamu entah keluarga atau teman mereka aku gak tau. Dua puluh menit berlalu panggilan itu tak asing lagi di telingaku, "imam kesini sebentar" aku pun menghampiri dari sumber suara tersebut dengan rasa jengkel. "coba beliin makanan ringan sama air minum sebentar" arrrrgggghh hatiku mengerang tapi tidak bisa berbuat apa-apa selain menuruti perintahnya, langsung saja ku langkahkan kaki ini untuk pergi tanpa minta izin terlebih dahulu pada temanku itu. Kekesalanku menemani perjalananku dan sembari bergumam "apakah tidak ada rasa tenggang sedikit buatku, kalian cuma mementingkan diri sendiri aku juga punya tamu yang harus aku hargai bukan kalian saja yang harus menghargai tamumu dasar brengsek bajingan". Raut muka yang tampak kesal ku perlihatkan pada mereka supaya mereka tau apa perasaanku, eeeeeh malah tidak bisa mengerti dan tidak mau ta...

Cinta Hanya Sebatas Angan-Angan

Kebersamaan kami hanya sebentar setelah aku tau dia menaruh hati pada sosok lelaki yang tampan dan lebih dewasa itu, seketika perasaanku hancur yang dulunya sangat-sangat ingin memilikinya. Setelah kejadian itu aku mulai merenggangkan diri darinya, walau sebagian pertanyaan darinya gak bisa aku jawab. Aku gak ingin menyakitkan perasaanku sendiri karena terus bersamanya, suatu saat nanti dia pasti akan tau apa sebabnya aku menghindar darinya.

Aku dan Kegelisahanku

Galau sering menyerang jiwa-jiwa anak muda jaman sekarang. Tidak ada kata "galau" dalam kamus bahasa indonesia, yang ada hanya kata gelisah. Iya, rasa gelisah tidak hanya menyerang kaum muda tapi bisa menyerang siapa saja. Setiap orang pasti pernah mengalaminya termasuk saya, saat ini saya sedang dilanda penyakit yang satu ini. Pikiran kosong tak tentu arah. Ku berjalan di indahnya malam dengan diterangi bulan ciri khasnya bulat itu, sesekali di tutupi dengan awan. Langkahku pun terpoyong-poyong tak tau harus kemana, yang ada hanya tatapan kosong. Emosiku pun mulai memuncak dikala bising yang menyengat telingaku, mataku memerah tanpaku tau penyebabnya. Apakah ini yang namanya gelisah atau sekedar bagian dari sepinya hidupku, entahlah yang pasti saya sangat marah saat ini.

Ku Ingin Sendiri

Suara bising nan ramai dari celotehan orang dan suara alat musiknya yang begitu mengganggu telingaku seakan menambah beban dalam pikiranku. Butuh tempat yang sepi, langkahku tertuju pada sebuah gudang tua yang lama gak pernah dipakai. Sunyi dinginnya membuat perasaanku seakan tenang. namun, entah suara apa lagi yang membuatku begitu gerang dan suara itu lebih menyiksaku lagi..... Arrrrgggghhh aku teriak sekerasnya "dimanakah aku harus mencari tempat untuk menyendiri, aku bosan dengan semuanya, aku bosan tuhan".kata-kata itulah yang bisa membuat beban pikiranku menjadi lebih plong.