Perkenalan Yang Singkat
siapa sih yang gak suka pada makhluk ALLAH yang bernama perempuan itu terutama untuk laki-laki yang masih normal, termasuk saya. Ya, saya memang menyukai dengan sangat wanita itu selain cantik dia juga baik soleha anggun pokoknya plus dah buat dia. Keramahannya juga membuat setiap orang berpikir dia itu wanita yang sempurna. Tidak, manusia itu tidak ada yang sempurna bagiku kesempurnaan hanyalah milik sang khalik. Perkenalan kami dimulai dari sini, saya masih ingat betul ketika dia menerima permintaan saya di salah satu jejaring sosial, sebagai ucapan terima kasih saya mengirim pesan singkat yang ada pada kolom pesan "thanks ukhti", tak berselang beberapa menit pesan balasanpun saya terima "sama-sama akhi". Kamipun mengobrol sangat lama sampai-sampai jarum sudah menunjuk pada angka 03:17. "kenapa belum tidur ukhti ?" pertanyaan terakhir yang saya lontarkan, "belum ngantuk aja akhi, kalo akhi sendiri ?" jawabnya sekaligus bertanya balik, "mmmm ngantuk sih tapi saya malu untuk memberitahukanmu ukhti" ujarku, dari pernyataan tersebut dia tidak membalas pesanku dan akhirnya saya terlelap.
Seminggu setelah perkenalanku dengannya kami mulai dekat hingga saya berniat untuk mengajak dia bertemu tapi dia tidak merespons ajakanku itu. kecewa, iya saya kecewa namun di balik kekecewaanku saya merasa perempuan ini religius, orang seperti dialah yang saya cari selama ini (batinku). Sekitar satu jam lebih saya menerima pesan darinya yang membuatku semakin kagum "belum waktunya akhi, saya tidak mau rabb_ku membenciku gara-gara cuma rasa ingin dan penasaran ini" jawaban yang singkat namun memiliki makna yang mendalam. Dari penjelasannya tersebut saya mulai merasa harus menjauhinya bukan karena sakit hati atau apalah tapi saya berniat untuk mengangguminya dari jauh, di bilang suka ya memang saya menyukainya. Inilah caraku untuk menghindar dari dosa karena di sebabkan pikiran-pikiran yang selalu membayanginya yang belum halal bagiku, inilah sifatku jikalau saya menaruh hati pada seseorang bukannya saya terus berusaha untuk mendapatkannya tapi saya harus menghindar dan menjauhkan diri darinya. mencintai bukan berarti harus pacaran tapi saya berharap dan berdoa supaya saya di jodohkan, dipersatukan dan memilikinya kelak.
Komentar
Posting Komentar